Produk Kami

Secara khusus diperuntukan bagi fumigasii di dalam ruang kedap gas, antara lain bangunan yang dirancang secara khusus, didalam peti kemas atau dibawah tenda plastik dan ruang lainnya.

Wilayah kerja CV. Mandiri Pestimax Pradipa meliputi wilayah Jawa Timur

DEFINISI

Fumigasi Container adalah perlakuan untuk membebaskan media pembawa dari OPT atau hama dengan menggunakan fumigant tertentu dalam unit berstandar yang tertutup dan tahan cuaca, memiliki atas, dinding dan lantai yang keras dan kedap.

TUJUAN

Membebaskan media pembawa dari organisme Pengganggu Tubuhan (OPT), membasmi OPT pada

PELAKSANAAN FUMIGASI

Meliputi 3 Tahap :


PERSIAPAN

Pembuatan Surat tugas, penunjukan petugas pelaksana, pelaporan pada pihak terkait, penyiapan berita acara fumigasi, penyediaan form yang diperlukan persiapan alat, bahan dan meninjau lokasi fumigasi.


PELAKSANAAN

Ditentukan pada standar operasional dan harus dilaksanakan oleh tenaga profesional yang memiliki sertifikat karena resiko tinggi terhadap kesehatan dan lingkungan.


PASCA FUMIGASI

Fumigasi harus menjadikan bahwa pelaksanaan fumigasi sudah sesuai standar BARANTIN. Pelaporan fumigasi akan ditanda tangani oleh FUMIGATOR. Melakukan pemeriksaan alat dalam kondisi baik dan jumlahnya sudah sesuai dengan catatan yang dibuat.

Melakukan proses penerbitan sertifikat dan diberikan kepada pengguna jasa.




PRODUK KAMI

Fogging, Pest Control, Fumigasi dan perlindungan terhadap rayap Dengan metode yang efektif dan teknologi modern, kami memastikan lingkungan yang lebih sehhat, aman dan bebas dari hama. Layanan kami di rancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga, bisnis,hingga industri guna memberikan perlindungan maksimal terhadap potensi ancaman hama dan penyakit.


Komitment kami menciptakan ruangan yang lebih nyaman dan bebas dari gangguan hama.


FOGGING

Fogging adalah metode pengasapan atau penyemprotan dengan menggunakan mesin khusus untuk mengeluarkan asap atau kabut berisi bahan kimia yang dapat membunuh nyamuk, serangga atau mikroorganisme berbahaya.


PROSES FOGGING SECARA SPESIFIK

  1. Survey Lokasi Identifikasi area yang beresiko tinggi sebagai sarang nyamuk dan hama lainnya ( selokan, taman, gudang dan area lembab )
  2. Penentuan Jenis Fogging Menyesuaikan metode yang digunakan
  3. Persiapan Keamanan Menutup makanan, menutup Aquarium dan mengosongkan area dari manusia dan hewan peliharaan.




PELAKSANAAN FOGGING

Ada dua Jenis Fogging yang umumnya digunakan :

  1. Fogging Thermal Menggunakan mesin yang menghasilkan asap tebal untuk membunuh nyamuk dan serangga dewasa di luar ruangan.
  2. Fogging ULV ( Ultra Low Volume ) Menggunakan teknologi penyemprotan dengan pertikel kecil ( kabut halus ) yang lebih aman untuk digunakan di dalam ruangan.


Gambar Alat Pengendalian Serangga Terbang

PEST CONTROL

Pest Control adalah pengendalian hama dengan berbagai metode untuk mencegah, mengurangi atau membasmi hama yang mengganggu kesehatan, kenyamanan dan keamanan manusia serta lingkungan.
Hama yang dikendalikan bisa berupa Serangga ( Nyamuk, Kecoak, Semut, Rayap ), ikus, burung atau organisme lain yang dapat merusak bangunan mencemari makanan dan menyebarkan penyakit. Pest Control Solusi penting dalam pengendalian hama, pemilihan metode tergantung pada jenis hama, lokasi dan tingkat infestasi, menggunakan teknik aman dan sesuai standar kesehatan.


PROSES PEST CONTROL SECARA SPESIFIK

  1. Survey Lokasi Teknisi pest control melakukan pengecekan area terdampak, seperti rumah, kantor, restoran, gudang atau pabrik. Mengidentifikasi jenis hama, tingkat infestasi dan penyebab utama meunculnya hama dan menentukan metode pengendalian yang paling efektif berdasarkan jenis hama yang ditemukan.
  2. Perencanaan Strategi Pengendalian Hama Setelah inspeksi, teknisi menetukan metode yang paling efektif untuk pengendalian hama.
  3. Pelaksanaan Pest Control Memberi peringatan kepada penghuni/pekerja agar mereka menjauhi area selama proses berlangsung. Menutup Makanan & Peralatan makan untuk mencegah kontaminasi bahan kimia. Mengosongkan ruangan jika diperlukan khususnya untuk metode fumigasi yang menggunakan gas beracun




PELAKSANAAN PEST CONTROL

Beberapa metode umum meliputi :

  1. Penyemprotan ( Spraying ) : berfungsi untuk mengendalikan kecoa, semut, dan serangga lainnya dengan menyemprotkan insektisida di sarang mereka.
  2. Fogging & ULV ( Ultra Low Volume ) : Penyemprotan kabut atau asap insektisida untuk membasmi nyamuk dan serangga terbang di area luas.
  3. Baiting ( Umpan Beracun ) : Umpan yang mengandung racun digunakan untuk membasmi tikus dan kecoa di area tertutup.



Gambar Alat Pest Control

FUMIGASI

Fumigasi Adalah teknik pengendalian hama yang menggunakan gas atau uap beracun (fumigan) untuk membasmi hama di suatu area tertutup. Proses ini sangat efektif untuk membunuh serangga, tikus, jamur dan organisme penggangu lainnya yang sulit dijangkau oleh metode konversional seperti pestisida cair atau bubuk.

Fumigasi yang tepat pada jenis komoditi yang sesuai seperti : Tembakau, jagung, kayu, rotan, kemasan kayu, arsip-arsip perkantoran, termasuk treatment pergudangan, perkapalan, pergedungan dan pengelolahan makanan untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk dari serangan hama.


PROSES FUMIGASI SECARA SPESIFIK

Survey Lokasi menggunakan gas atau uap beracun yang dilakukan dalam area tertutup. Agar efektif dan aman, fumigasi harus dilakukan secara sistematis dengan tahpan yang jelas. Berikut langkah - langkah dalam proses fumigasi :

Fumigasi yang tepat pada jenis komoditi yang sesuai seperti : Tembakau, jagung, kayu, rotan, kemasan kayu, arsip-arsip perkantoran, termasuk treatment pergudangan, perkapalan, pergedungan dan pengelolahan makanan untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk dari serangan hama.


  1. Survey Lokasi memeriksa area atau objek yang akan difumigasi dan mengidentifikasi jenis hama dan tingkat infestasi
  2. Penutu Area (Sealing) Jika fumigasi dilakukan di rungan, semua celah harus ditutup rapat agar gas tidak bocor. Jika pada barang atau kontainer digunakan terpal khusus untuk menutup area secara kedap udara.
  3. Keamanan dan Perizinan Mengurus izin fumigasi jika diperlukan, terutama untuk eksport-import. Memastikan area steril dari manusia daru manusia dan hewan peliharaan. Menyiapkan peralatan keselamatan seperti masker, sarung tangan dan alat pendeteksi gas.
  4. Menempelkan tanda peringatan bahwa area sedang dalam proses fumigasi dan memberi informasi mengenai durasi fumigasi dan jenis fumigasi yang digunakan


TERMITE / RAYAP

Termate / Rayap Adalah adalah hama perusak kayu yang hidup dalam koloni dan dapat menyebabkan kerusakan besar dan dikenal sebagai hama perusak kayu. Mereka dapat menghacurkan banunan, funiture dan dokumen dalam waktu yang relatif singkat. Rayap hidup dalam koloni dengan pembagian tugas antara ratu dan prajurit. Hidup di area tersembunyi dan sulit dideteksi karena bekerja di dalam kayu atau tanah serta berkembang biat sangat cepat dan dapat berelur ribuan hingga jutaan dalam hidunya. Sistem kerja rayap 1 x 24 jam non stop.

Fumigasi yang tepat pada jenis komoditi yang sesuai seperti : Tembakau, jagung, kayu, rotan, kemasan kayu, arsip-arsip perkantoran, termasuk treatment pergudangan, perkapalan, pergedungan dan pengelolahan makanan untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk dari serangan hama.


PROSES TERMATE / RAYAP SECARA SPESIFIK

Mengatasi rayap membutuhkan strategi yang tepat karena mereka hidup tersembunyi dan berkembang biak dengan cepat. Beikut langkah - langkah spesifik membasmi Rayap :

  1. Identifikasi Jenis Rayap Ada pun beberapa jenis rayap yaitu: Rayap tanah yang memiliki sifat menyerang dari bawah tanah, Rayap kayu kering yang hidup dalam kayu kering, sering meninggalkan serbuk kayu, Rayap kayu basah yang hidup di kayu lembap, sering ditemukan di area basah.
  2. Deteksi Tanda - Tanda Rayap seperti Terowongan lumpur di dinding atau lantai, kayu yang rapuh atau berlubang saat diketuk, serbuk kayu atau kotoran rayap, Laron di sekitar lampu saat musim hujan. Tujuan inspeksi : agar bisa menentukan lokasi sarang rayap dan tingkat infestasi.




CARA MENGATASI RAYAP

Adapun beberapa cara mengatasi rayap, berdasarkan hasil inspeksi , metode pengendalian rayap yang dipilih bisa berupa :

  1. Soil Treatment ( Penyemprotan Tanah ) yang digunakan untuk membasmi rayap tanah yang masuk dari bawah bangunan. dan cairan ani-rayap disuntikkan ke dalam tanah sekitar pondasi tanah.
  2. Wood Treatment ( Perawatan Kayu ) Penyemprotan atau perendaman kayu dengan insektisida sebelum digunakan dalam konstruksi.
  3. Injeksi Anti - Rayap Menyutikkan cairan kimia ke dalam kayu atau dinding yang sudah terinfeksi dan efektif untuk rayap kayu kering.
  4. Baiting System ( Umpan Beracun ) di letakkan di area yang sering dilalui rayap. Rayap pekerja membawa umpan ke dalam sarang, menyebabkan kematian seluruh koloni dan memerlukan waktu beberapa minggu agar efeknya maksimal.



Gambar Alat Termite Control